Kunci-Kunci Menuju Kaya ?

Sedikit Demi Sedikit Lama-lama Menjadi Bukit

Sahabat, sebuah gunung pasir yang ada di pinggiran pantai tidaklah terbentuk begitu saja, namun gunung pasir itu terbentuk dengan sangat indah dikarenakan proses yang cukup menabjubkan. Bukan hanya prosesnya yang cukup lama, mungkin saja proses pembentukan gunung pasir itu dimulai sebelum kita dilahirkan di dunia ini. Wow.... Lama yah ? lha iya lah, bagaimana tidak, lha wong gunung pasir itu terbentuk dan tersusun dari tumpukan butiran pasir yang dibawa oleh sang angin pantai. Bayangkan saja, butiran pasir yang begitu lembut dan ringan itu bisa tertumpuk dengan begitu padat hingga membentuk gunung pasir ditepian pantai, bukan hanya gunung pasir saja, bahkan bisa membentuk gurun pasir yang sangat luas. Yah sebagai gambaran contoh gurun pasir ada di tepian pantai selatan Bantul, Sahabat bisa berkunjung ke Pantai Parangtritis.

Nah itulah sedikit pengantar yang Mas Mur sampaikan untuk mengawali berkomentar tentang hal-hal yang sering kita alami dalam kehidupan kita.... :D

Sahabat, kutipan yang Mas Mur sampaikan diawal opini ini adalah ungkapan hati Mas Mur untuk berkomentar seputar proses dalam kehidupan. Yang intinya kita harus belajar bersabar dalam menghadapi proses kehidupan dimasyarakat kita. Dalam hal apapun ternyata tak lepas dari yang namanya proses, tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja tanpa melalui sebuah proses ataupun tahapan. Begitu pula ketika kita menginginkan yang namanya keberhasilan ataupun kesuksesan atau bisa dibilang untuk meraih kesejahteraan. Kita lihat saja dalam kehidupan nyata, tidak ada orang yang “ujuk-ujuk” kaya atau sukses. Pastilah untuk meraih kesuksesan itu harus melalui proses yang cukup panjang.

Ada yang bilang, itu orang dah dilahirkan dari keluarga yang berada atau kaya, jadi tidak perlu susah-susah kerja. Eit siapa bilang, orang tuanya juga tidak dengan begitusaja punya kekayaan. Nenek moyangnya kaya karena tak lepas dari yang namanya proses. Betul ?

Tau gak sob ? orang pengusaha saja dalam mengumpulkan kekayaan saja dimulai dari hal-hal yang kecil lho. Gak percaya ? coba deh perhatikan nota pembelian barang sobat ketika berbelanja di mini market atau swalayan, cermati angka-angka yang tercantum dalam harga barang yang sobat beli. Bagaimana sob ? adakah sesuatu yang menarik ?

Photo2171Menurut Mas Mur nih ya, disitu kan tertera harga yang mata uangnya tidak ada tho sob, contohnya ada dalam gambar yang Mas Mur lampirkan ini, ada pecahan harga Rp. 45,00 dan lain-lain itu hanya contoh. Nah kemudian ketika dijumlahkan diakhir tertera total yang harus dibayar adalah Rp. 49.370,00 nah kemudian Mas Mur membayar dengan uang Rp. 50.000,00 iya kan, jadi Mas Mur harusnya mendapatkan uang kembalian RP. 630,00. Betul gak sob ? apakan kita akan mendapatkan kembalian seperti yang tertera dalam nota ? pastinya kita akan mendapat kembalian Rp. 600,00, iya gak sob ? lha yang Rp. 30,00 kemana ?

Itu adalah kejadian yang biasa yang sering kita abaikan tho sob ? padahal Mini Market itu akan mendapatkan keuntungan yang besar dari uang RP. 30,00 yang tidak dikembalikan ke kita, kok bisa ? ya coba saja sobat hitung jika uang Rp. 30,00 itu dikumpulkan dari berapa orang yang berbelanja pada hari itu. Heheh betul gak sob ?

Jadi intinya kita harus belajar bersabar untuk mendapatkan sesuati, tapi ingat kehalalan dari rejeki yang kita raih sob. Bagaimana hukumnya pengumpulan uang Rp. 30,00 itu tadi, yang mana uang kecil itu tidak ada ijab qabul penyerahannya ? Kita serahkan kepada Allah SWT yang berhak menentukannya. J yang penting kita ikhlas ya sob.

Apa yang bisa sobat ambil dari ocehan gak mutu Mas Mur ini ?

Semoga bermanfaat ya sob....

Jangan lupa kritik dan saran sobat Mas Mur tunggu yach..