Peran Sejarah Dalam Hidup

SEJARAH MAMPU MENGUBAHKU 
MENJADI LEBIH BAIK
Oleh : Rina Budi Astuti

"Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang menyangkut pemindahan kekuasaan dan lain-lain, dilaksakan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya."

Jakarta, 17 Agustus 1945
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno-Hatta


Ikrar yang dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Muh. Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945, di jalan Pegangsaan Timir no 56 dan disaksikan oleh seluruh warga Indonesia serta disebar luaskan oleh berbagai massa saat itu adalah sebuah kalimat pendek yang sangat berarti dan menjadi awal dari bangkitnya semangat kemerdekaan Indonesia. 

Dengan dibacakannya ikrar tersebut  bangkitlah semangat juang seluruh warga negara Indonesia ini. Semangat untuk membela dan mempertahankan kemerdekaan yang telah diikrarkan tersebut. Ini juga sebagai sebuah ujian yang sangat luar biasa besarnya bagi bangsa Indonesia. Ujian yang harus dibuktikan dengan berbagai sumber kekuatan yang ada untuk membuktikan bahwa negara Indonesia telah merdeka dan berdaulat.

Nah itu tadi adalah sejarah awal mula kemerdekaan negara Indonesia yang kita cintai ini. Sejarah yang patut kita ambil hikmahnya. Hikmah yang terandung dari sebuah teks proklamasi yang teramat singkat namun penuh makna itu ternyata mampu mengubah bangsa ini menjadi bangsa yang sangat bersar dan berdaulat, yakni bangsa Indonesia yang kita cintai bersama. Tinggal bagai mana kita dalam mempertahankan kedaulatan negara kita. Mempertahankan sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing sesuai dengan bidangnya.

Nah sekarang mari kita tengok lebih dalam lagi, sebenarnya apa sih makna dari kata sejarah. Sebagaimana yang kita ketahui dan sudah dijelaskan oleh para ahli sejarah, bahwa arti kata sejarah adalah ilmu yang mempelajari kehidupan manusia dimasa lampau. Lebih tepatnya ya belajar ilmu sosial gitulah kira-kira. Jika masih belum jelas ya silahkan dibuka buku teks pelajaran sejarah, jika tidak ketemu ya silahkan tanya om google, disana sudah sangat lengkap terurai berbagai pengertian sejarah dari para ahli di seluruh dunia.

Sudah ketemu belum ?
Jika sudah ketemu dan sudah paham sekarang tinggal menjelaskan pengertian sejarah menurut pribadiku sendiri. Menurutku sejarah itu lebih luas dari sekedar ilmu sosial. Kanapa aku katakan demikian ? 
Karena banyak orang menilai bahwa sejarah itu hanya mempelajari  kehidupan manusia di masa lalu saja, yang mana dalam hal ini lebih tepat dikatan mempelajari kehidupan orang lain. Padahal kita sendiri juga memiliki sejarah kehidupan sendiri-sendiri.

Penjelasannya adalah sebagai berikut;
Masing-masing manusia termasuk kita pastilah memiliki masa lalu yang berbeda-beda. Acungkan jempol jika yang saya katakan ini benar ! 
Bukankan arti kata sejarah yang sudah saya singgung diatas adalah ilmu yang mempelajari kehidupan manusia dimasa lampau. Betul ?

Dengan dua penjelasan sederhana diatas tadi dapat ditarik kesimpulan bahwa kita pun punya sejarah sendiri-sendiri. Sejarah yang dapat mengubah kita menjadi lebih baik jika kita bisa mensikapinya secara benar.
Sebagai ilustrasi yang sangat sederhana dan sering disampaikan dalam berbagai pertemuan adalah prilaku seekor domba. Ada apa dengan domba ? kenapa bisa dijadikan inspirasi oleh para ahli. Jawabannya adalah seekor domba tidak akan pernah terpelosok kedalam lubang yang sama dalam waktu yang berbeda. Domba memiliki insting yang sangat kuat, sehingga kekita dia dibawa oleh sang penggembala memalui jalan yang berlubang yang sudah pernah dia lalui, dia tidak akan masuk dalam lubang itu lagi.

Nah itu tadi adalah prilaku cerdas seekor domba. Pertanyaannya adalah bagaimana dengan kita ? kita yang notabennya diciptakan sebagai manusia, yang mana manusia dikatakan sebagai makhluk yang paling sempurna. 
Namun, jika kita masih dan selalu saja jatuh pada lubang yang sama, berarti kita tak lebih cerdas dari seekor domba. Betul ? 

Dengan demikian sudah jelaslah bahwa Sejarah dapat mengubah manusia menjadi lebih baik, jika manusia itu tadi bisa mensikapinya, termasuk kita. Kehidupan kita dimasa yang telah lalu harusnya dapat kita jadikan sebagai pelajaran yang sangat berarti, dan dapat menjadikan kita lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan ini.

Jadi, sejarah merupakan salah satu faktor pembentuk kepribadianku sendiri. Dengan belajar sejarah seperti yang sudah saya uraikan diatas tadi, maka tinggal bagaimana kita mensikapinya. Apakah mau mengulang sejarah yang sudah kita lampaui ? jikalau itu sejarah kejayaan marilah kita raih bersama, namun jika itu sejarah kelam maka jangan sampai kita mengalaminya kembali. Cukup sekali saja, jangan kalah dengan yang namanya domba. :D

Demikianlah peran sejarah dalah kehidupanku ini.
Bagaimana dengan anda ?