NASEHAT UNTUK DIRI INI

Selamat malam obat semua,
Maaf banget sob, kali ini Mas Mur bener-bener dah, agendanya sangat padat sekali, saat ini baru ada acara Pesantren Ramadhan Kilat nui, yang mana tidak ada jeda waktu antar sekolah. Hems bingung.
Selain itu Mas Mur juga baru dalam kondisi yang kurang fit secara fisik maupun secara mental...hehehe, galau ceritanya. Nah Sebagai pengobat hati yang galau atau gundah akhirnya Mas Mur kembalikan deh semuanya kepada Allah SWT.
Ketika itulah Mas Mur teringat sebuah ayat yang diturunkan Allah dalam surat Al Baqarah ayat 216 yang artinya 

“216. diwajibkan atas kamu berperang, Padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Walaupun bunyi ayatnya tentang perintah berperang namun bukan perangnyalah yang Mas Mur ambil, tapi dalam membenci dan menyukai sesuatu. Karena sejujurnya Mas Mur hanyalah seorang hamba yang sangat lemah, yang mungkin dalam membagi hati ini belumlah seperti para senior-senior Mas Mur. Mas Mur hanyalah seorang remaja yang sedang belajar untuk menata diri menyambut hari esok yang lebih baik. Untuk itulah Mas Mur juga menulis nasehat yang sebenarnya untuk diri Mas Mur pribadi...hehehe

Tidak seharusnya kita membenci ataupun menyukai sesuatu itu berlebihan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Mungkin saja sesuatu yang kita benci ini suatu saat akan menjadi sesuatu yang sangat kita sayangi, begitu pula sebaliknya, apa yang kita sukai sekarang ini mungkin, suatu saat juga akan menjadi sesuatu yang sangat kita benci. Itu bukan Mas Mur sendiri yang bilang lho sob, bahkan Allah juga menjelaskan dengan ayat-ayatNya lho...hehehe, makanya Mas Mur ambil deh, biar ayem ceritanya...

Ya, maklumlah, terkadang kita silau akan gemerlap keindahan dunia ini. Kita disilaukan oleh pandangan mata kita. Tanpa memikirkan hikmah yang terkandung di dalamnya. Mas Mur yakin, Allah yang Maha Merencanakan sesuatu ini punya maksud yang sangat baik.

Sebagai contoh Mas Mur pernah menciantai seorang gadis dengan amat sangat, bahkan jika tidak berhubungan baik lewat sms/tlp terasa sangat sedih sangat kangen. Ketika sudah smsan atau telpunan seperti lupa akan segalanya, lupa dengan panggilan Allah juga kadang..hehehe Parah. 

Pada suatu ketika terjadilah sesuatu yang tidak Mas Mur bayangkan sebelumnya. Sang pujaan hati marah tanpa sebab yang bisa Mas Mur pahami. Dan Mas Mur pun hanya bisa merasakan kesedihan dan kekecewaan yang teramat sangat, bahkan tidak hanya sekali hal itu terjadi. Bukan Cuma sang pujaan hati saja yang menyakiti hati ini, tapi seorang yang sudah Mas Mur anggap sebagai adikpun juga berlaku demikian. Sangat sakit sekali rasanya.

Namun, setelah kembali kepada ayat di atas tadi Mas Mur kembali sadar..oOOooo ini tho maksud dari ayat itu. Orang-orang yang Mas Mur sayangi ternyata justru orang-orang yang menyakiti. Justru orang-orang yang lepas dari perhatian Mas Murlah yang senantiasa memberikan perhatian lebih. Ini lah yang membuat Mas Mur kembali tersenyum lega.

Ternyata Allah sangatlah bijak dengan segala firman-firmanNya....
Inilah sob, secuil kisah dan Nasehat Mas Mur buat diri ini...
Semoga ini juga bisa memberikan manfaat buat sobat semua...