Ikut Jalan Sehat


Selamat Petang Sobat semua...
Wah maaf nui sob, agendanya kog ya padet buanget tho yo, jadi agak keteteran deh buat nulis atau update postingan blog. Hehehe
Sebenarnya sih, sibuk bukan sebuah alasan untuk tidak mengupdate postingan ya sob, cuman ya agak keteteran tadi sih, kadang terlupa malah tidak nulis sama sekali. Hehehe
Ya kayak Mas Mur ini sob, dah satu minggu lebih satu hari ya sob, Mas Mur gak update tulisan...hehehe lupa, lha ini tadi baru ingat lok belum nulis gara-gara keasyikan ngrombak tampilan blog untuk sekolahan hehehe, ada 3 blog yang berbeda yang harus Mas Mur kelola sich, jadi kadang sok bingung mau nulis apa. Terkadang kayak kehabisan tema atau berita sob, sebenarnya kan banyak ya tema yang bisa ditulis, namun ya karena keterbatasan Mas Mur itu tadi sob...maaf ya...

Nah untuk kali ini, Mas Mur hanya ingin bercerita sedikit tentang agenda hari ini tadi sob. Agenda hari ini tadi sudah cukup padat dan sangat melelahkan sob...hehehe
Memangnya apa sih...
Nah hari ini tadi kan SDIT Darul Hikmah kan sedang merayakan peringatan Milad 1 Dasawarsanya sob, dengan agenda jalan sehat dan bazar/pasar murah di lingkup SDIT Darul Hikmah yang berada satu kompleks dengan Ponpes Darul Hikmah.

Kegiatan ini tadi diikuti oleh hampir seluruh santri dan juga wali murid SDIT Darul Hikmah, serta yang mana sebenarnya kemaren sich Mas Mur rencananya mau pulang ke Bantul. Namun karena ada suatu hal yang mengharuskan Mas Mur ikut acara ini ya, harus ikut dech, denga kata lain tidak jadi pulang ke Bantul.

Pada awalnya santri yang SMP dan SMA tidak mau ikut sob, karena ya maklum lah, anak-anak lok acara-acara yang harus bayar kan repot. Namun karena kebaikan salah satu guru SMP-SMA Darul Hikmah yang bersedia membelikan tiket Jalan Sehat untuk seluruh santri ya, akhirnya semua santri dan sebagian besar guru ikut. Jadi meriah deh sob...hehehe

Nah, jangan salah sob....
Walau yang punya hajat bukan santri yang ada di Ponpes Darul Hikmah, namun peran para santri ini sangat luar biasa...ya walaupun tidak pernah diakui sih...
Sebagai contoh, untuk persiapan, mereka rela mempersiapan peralatan untuk konsumsi. Walau terasa ngantuk setelah menghadiri acara aqiqah seorang warga Senden, mereka bersedia dengan semangat membantu menyiapkan gelas tempat minum dan lain sebagainya. Bahkan setelah acara usaipun mereka masih dengan semangat membersihkan area Pondok. Mulai dari menyapu halaman, mengepel dan mencuci gelas serta peralatan yang tadi digunakan untuk jalan sehat.

Menurut sahabat gimana sob komentarnya ?
Terkadang Mas Mur merasa sangat sedih ketika mereka ini tidak diakui perannya oleh yang mengadakan kegiatan. Bahkan terksesan dan dipandang tidak berpartisipasi...
Wuich...kasihan sekali...
Ya itulah jika kita terlalu egois, sob....
Tidak pernah mau mengakui kebaikan orang lain...
Yang ada hanya berkomenter kekurangan saja...

Nah itulah sob, curahan Mas Mur Petang ini...
Baru saja selesai ngepel nui, langsung nulis....
Maklum, sob..jalan untuk menuju ke Masjid setiap hari, jadi kan harus segera dipel...
Lha tadi itu, semua alas kaki naik jew....
Kasihan....

Terimakasih sob...
Sudah bersedia meluangkan sedikit waktu untuk membaca curhatan Mas Mur ini...