KRIWIKAN DADI GROJOGAN

KRIWIKAN DADI GROJOGAN

Ini cerita tentang masalah yang dianggap kecil dan sepele, tetapi ternyata berakhibat sangat luar biasa besarnya. Hanya sebuah puntung rokok saja, tapi karena dibuang disembarang tempat, maka dapat menyebabkan kebakaran. Ya..satu batang….harganya berapa sih…? Tapi effect dari itu berapa ? tapi Alhamdulillah api dapat dipadamkan sebelum menyebar. Tapi ada yang perlu kita garis bawahi, yakni tentang memandang sesuatu. Kadang kita sering meremehkan sesuatu, dan sering melihat sesuatu dari sebelah sisi saja. Ini sangat bahaya….hehehe kok bisa ? Kadang kita sering melihat seseorang hanya dari segi buruknya saja. Padahal dengan kita melihat dan mencari-cari kesalahan seseorang, itu sesungguhnya malah mengungkap kesalahan dan kekurangan kita sendiri, itu bukti bahwa kita sebenarnya tidak mampu.

Sering saya dengar, teman-teman bercerita tentang ini itu, dan dari situlah Mas Mur belajar tentang kehidupan ini. Belajar banyak tentang menjalani kehidupan di dunia yang fana, memang fana dan hampa ini. Karna semuanya telah dijadikan mainan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Hidup ini jadi seperti sebuah pertunjukan drama. Dalam dramakan ada yang namanya tokoh antagonis dan protagonist. Hehehe…..tapi benerkan ? Dari cerita teman-teman ini pun Mas Mur, juga dapat mengambil hikmah bahwa semua manusia itu memiliki persamaan dalam masalah dan menghadapi masalah. Yang sama-sama punya emosi. Dan karakter tokoh cerita pun hamper semuanya sama. Wkwkwkwkw….**jadi berfikir bahwa kehidupan ini monoton**

Bahkan, dalam kisah-kisah cinta,….Mas Mur juga pernah bercerita di bulan Juli dulu kan..dan itu semua pasti juga ada yang merasakan sama. Karna Mas Mur dulu juga mendapat cerita semacam yang Mas Mur alami ini dari seorang sahabat, sebelum Mas Mur mengalaminya. Dan Dulu juga Mas Mur sering member motivasi dan nasehat yang ternyata nasehat itu kembali ke Mas Mur ketika Mas Mur mengalami sendiri. Hehehe aneh ya………..? Inilah kenyataan hidup yang pernuh warna. Yang dialami teman kita ternyata bisa kita alami Juga.

Itu tadi kalok masalah cinta, sekarang masalah berorganisasi. Ternyata sebuah organisasi itu juga akan mulai rusak ketika ada orang yang berkepentingan diatasnya. Maksudnya, pihak yang ada di atas sudah pada berebut kekuasaan. Baik ditingkat organisasi kecil ataupun yang besar sampek yang namanya Negara. Dan ketika dalam kegiatan juga ada yang namanya koridor-koridornya. Ada batas wilayah dan ada garis intruksi. Kadang ketidak sabaran dalam mengoreksi kegiatan ini menjadi factor utama hancurnya sebuah organisasi. Yang namanya organisasi harusnya saling melindungi antar anggota. Bukan saling menunjukan kemampuan ataupun kekuasaan. Pemimpin yang baik itu pemimpin yang bisa mengayomi anak buah atau bawahannya. Dan juga bisa memanusiakan manusia, karna manusia bukanlah malaikat yang tak punya kebutuhan duniawi.

Inilah tulisan yang sedikit membingungkan dari Mas Mur. Yang berinti tentang makna menghargai sesuatu yang kecil. Karna yang kecil itu bisa berarti dan sangat berpengaruh dalam sesuatau. Contoh kecil adalah, baut pada roda mobil. Barangnya kecil tapi pengaruhnya sangat besar jadi jangan sekali-kali meremehkannya. Kita hidup untuk saling menghargai…Betul….? ^_^..salam ukhuwah…Mas Mur..