SUMPAH PEMUDA

PERJUANGAN BANGSA
MENJADI TUGAS KITA BERSAMA

Indonesia merupakan sebuag bangsa yang kaya akan kebudayaan. Coba kita hitung berapa banyak suku yang ada di seluruh penjuru tanah air . . yang mana setiap suku ini memiliki kebudayaan dan tata cara adat tersendiri serta memiliki keistimewaan sendiri-sendiri. Untuk itulah maka banyak Negara tetangga yang iri dengan keadaan dan kekayaan Bangsa Indonesia ini.

Mereka banyak meniru kekayaan Bangsa kita dengan membajaknya or menirunya . . . ada juga bangsa yang mengklaim kekayaan Bangsa Kita menjadi kekayaan Bangsanya. Namun apa yang kita lakukan . . . ? Sudahkah kita peduli akan hal itu . . . ? jika belum maka saat inilah kita harus peduli . . . mari kita bersama-sama menjaga kebudayaan bangsa kita tercinta ini. Andaipun sudah . . . maka mari kita bersama-sama mempertahankannya . . . demi kelangsungan hidup bangsa yang berdaulat.

Kebudayaan yang biasa ditiru adalah budaya yang biasanya kita kurang memperhatikan atau bahkan mengabaikannya atau tanpa kita sadari bahwa kita memilikinya . . . sehingga dengan mudah dan leluasa mereka dapat membajaknya. Kita baru sadar setelah kita merasa kehilangan. Ya . . . memang sih yang namanya manusia . . . akan memperhatikan sesuatu yang sudah terjadi dan baru merasa menyesal. Hal itu memang tidak dapat dipungkiri lagi . . . coz itu sudah menjadi adat juga di Negara kita. Coba mari kita perhatikan bersama . . . adat orang Indonesia itu ceroboh . . . dan kurang perhatian . . . dan mudah iba serta sadar akan keteledorannya setelah sesuatu hal menimpanya. Banyak tindak criminal di Indonesia bukan karena semata-mata kesalahan pelakunya. . .namun karena ada kesempatan dan keteledoran sang korban . . . itulah kata Bang Napi . . .

Bangsa Indonesia jika boleh di ibaratkan . . . ibarat seorang anak yang lugu yang mudah dan mau dijahilin oleh teman-temannya. Dan mudah merasa iba merasa tidak enak hati dan selalu mengalah walaupun bukan berarti kalah. Namun karena hal itulah maka bangsa kita sering dicuri oleh bangsa lain. Mana berani kita untuk protes . . . lha wong namanya anak kecil . . . mana mungkin mau protes orang yang sudah dewasa dan besar pula. Andaikan itu terjadi berarti memang mental bangsa ini bagus dan baik. Karena biasanya bangsa kita mudah dipengaruhi dan mudah merasa iba or tidak enak hati itu tadi. Itu cie yang pernah ane denger dari guru PPKN ane waktu dulu njelasin tentang tata Negara. Tapi setelah ane perhatiin bener juga ya . . . . ? / ?

Nah sebagai generasi penerus bangsa kita harus dapat mempertahankan harga diri bangsa kita tercinta ini dengan sepenuh jiwa raga kita di mata dunia. Karena kalau bukan kita yang mau siapa lagi . . . ? kakek kita . . . orang tua kita . . . mereka semua sudah saatnya untuk beristirahat dan menikmati kehidupan ini dengan tenang . . . bukan saatnya mereka untuk berfikir masa depan kita . . . tapi kitalah yang harusnya memegang tanggung jawab tersebut, tanggungjawab untuk mengembangkan bangsa ini, bangsa yang telah mereka rintis . . . kita tinggal mempertahan dan mengembangkannya.
Semoga tulisan yang seadanya ini dapat menjadi inspirasi bagi kita dan dapat memotivasi diri kita untuk bersama – sama mengembangkan bangsa ini. Bersama kita bisa gito tho pesan pak SBY waktu dulu . . .beliau juga dalam buku beliau HARUS BISA. Makanya sekarang tergantung pada diri kita. Pertanyaannya kita mau, atau tidak . . . ? itu aja  ;)